Info Mudik 2021

8 Pos Penyekatan Mudik di Kota Bandung

8 Pos Penyekatan Mudik di Kota Bandung

Honda Bandung Centrum | 8 Pos Penyekatan Mudik di Kota Bandung,Pemerintah Kota Bandung telah bersiaga menyiapkan delapan pos penyekatan mudik mulai 6-17 Mei 2021 lalu,Kedelapan lokasi posko tersebut dimulai dari gerbang Tol Buahbatu, Mohammad Toha,Tol Pasteur,Tol Pasirkoja, Tol Kopo,kawasan Cibeureum, Terminal Ledeng, dan kawasan Bundaran Cibiru.

Info Mudik 2021
Photo : Honda Bandung Centrum

8 Pos Penyekatan Mudik di Kota Bandung | Mudik Lebaran 2021

Ema Sumarna sebagai ketua Haian Satgas Covid 19 memastikan posko cek poin sudah siap beroperasi rangka antisipasi mobilitas  mudik lebaran.

Baca Juga : Cara Hitung Honda Brio Setelah PpnBm Di Deler Honda Bandung

“Memang belum semuanya ideal. Tetapi yang terpenting bagaimana mengurangi mobilitas masyarakat. Kecuali hal yang urgent urgent,” kata Ema di Bandung, Rabu (5/5).

Ema berkeinginan untuk  memastikan kesiapan lokasi loaksi cek poin senantiasa dapat menunjang kinerja petugas di posko. Selain melihat kembali beberapa kebutuhan logistik penunjang, pihaknya juga memetakan untuk merancang alur pemeriksaan mobilitas.

Baca Juga : Promo Lebaran Honda Brio 2021 Di Bandung

“Secara umum bahwa standarnya sudah tergambar. Menganai pola putar balik apabila ada salaha satu masyarakat yang tidak mematuhi ketentuan dalam larangan mudik. Sudah disiapkan jalur putar,” ujar ema.

Ema juga memaparkan dalam pelaksanaan cek poin yang nantinya akan dikomandoi oleh kepolisian dan berkombin dengan dengan TNI. Mereka tergabung di Satgas Penanganan Covid-19 yang bersiaga kurun waktu 24 jam di dalam daftar delapan posko cek poin.

“Petugas kita sudah siap siaga di lapangan. Kita dukung dari Dishub dan Satpol PP petugas termasuk aparatur kewilayahan. Jumlahnya satu hari ada 44 petugas di setiap cek poin dan juga telah diatur tiga sif,” kata Ema.

Ema pun mengatakan, bagi pendatang dari luar daerah harus mematuhi ketentuan yang berlaku memiliki kelengkapan dokumen kesehatan dan dokumen izin perjalanan. Apabila salah satu dokumen tidak terpenuhi maka pendatang dipastikan akan diarahkan untuk memutar balik.

Sementara untuk warga yang berada di wilayah aglomerasi Bandung raya diberi keleluasaan untuk beraktivitas. Namun, mereka akan tetap diperiksa kelengkapan dokumen kesehatan dan izin perjalannya apabila melintas wilayah perbatasan.

“Kalau mereka tidak memenuhi dokumen ya masuk dalam larangan. Jika tidak dalam kepentingan urgent ya balik kanan. Di wilayah aglomerasi boleh beraktivitas,” ujarnya.

Adapun aglomerasi Bandung raya ditandai kendaraan pelat nomor D. Meski demikian, pengendara tetap memenuhi dokumen perjalanan dan dokumen kesehatan.

Ema mengatakan hari pertama operasional cek poin pada hari pertama larangan mudik, Kamis (6/5) para petugas akan bersiaga mulai pukul 06.00 WIB.

“Prinsipnya semua dikendalikan, kita doakan petugas cek poin fit.Tapi terpenting, bangun kesadaran masyarakat. Kalau tidak ada hal penting lebih baik membatasi mobilitas,” katanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Call Now
whatsApp